Senin, 02 Januari 2012

Saluran Pemasaran Agribisnis

Saluran Pemasaran adalah Saluran yang digunakan oleh Produsen untuk Menyalurkan Produk dari Produsen sampai ke Konsumen atau Industri Pemakai.
Menurut panjang pendeknya, Saluran Pemasaran dapat dibagai menjadi 3 kelompok yaitu:
  1. Penyaluran Langsung
    Penyaluran Langsung merupakan saluran pemasaran yang paling pendek dimana produk diantar dari produsen langsung ke konsumen.
    Contohnya, sayuran atau buah-buahan yang baru dipetik dijual di pinggir jalan.
  2. Penyaluran Semi-Langsung
    Penyaluran Semi-Langsung ialah saluran pemasaran yang melewati satu perantara baru ke konsumen.
    Contohnya, Hasil panen cabe yang dijual oleh petani kepada pedagang pengumpul, kemudian pedagang pengumpul menjual langsung ke konsumen.
  3. Penyaluran Tidak Langsung
    Penyaluran Tidak Langsung yaitu saluran pemasaran yang menggunakan dua atau lebih perantara baru kemudian sampai ke konsumen.
    Contohnya, buah-buahan yang dijual ke pedagang pengumpul kemudian diolah menjadi minuman oleh pabrik baru kemudian dipasarkan oleh pengecer dan dibeli oleh konsumen.
Contoh Saluran Pemasaran bila digambarkan yaitu:

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih saluran pemasaran adalah:
  1. Sifat Barang

    Misalnya barang cepat rusak seperti: sayuran, susu, dan daging maka saluran yang dipilih adalah Langsung. Begitu juga surat kabar, harus cepat sampai di tangan konsumen.

  2. Sifat Penyebaran Barang

    Untuk barang harus tersedia di tempat di manapun dan mudah dicari seperti: rokok, korek api, obat-obatan produsen cenderung menggunakan saluran distribusi yang Panjang.

  3. Alternatif Biaya

    Adanya pertimbangan biaya dalam menetapkan saluran distribusi menyebabkan saluran distribusi yang panjang akan menimbulkan biaya besar sehingga harga jual menjadi lebih tinggi dan kelancaran penjualan barang terganggu.

  4. Modal
    Setiap usaha selalu memerlukan modal atau dana untuk beroperasi, begitu pula halnya untuk saluran pemasaran. Bila modal kita cukup besar, maka saluran distribusi juga akan semakin kompleks karena produsen akan membawa barangnya ke pelosok wilayah.

  5. Tingkat Keuntungan

    Tergantung dari mata rantai penyaluran barang, semakin panjang mata rantainya akan menyebabkan harga dikonsumen tinggi. Hal itu berarti kelancaran penjualan akan tersendat/ terganggu sehingga semakin keuntungan menjadi berkurang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar